7 Kesalahan Fatal dalam WhatsApp Marketing

Pada kesempatan kali ini saya akan share mengenai 7 Kesalahan Fatal dalam Menggunakan WhatsApp Marketing, saya merangkum setidaknya ada 7 kesalahan fatal yang biasa orang lakukan dalam WhatsApp, yuk kita bahas..😊

  1. Spamming,
  2. Asal masukkan kontak ke grup,
  3. Tidak membangun interaksi,
  4. Menggabungkan WhatsApp bisnis dengan personal,
  5. Keseringan jualan,
  6. Tidak saling menyimpan nomor kontak,
  7. Tidak konsisten menambahkan kontak.

Sekarang, mari kita bahas satu-persatu ketujuh kesalahan diatas dengan detail sehingga anda jangan sampai terjerumus ke cara yang salah. 😊

1. SPAMMING
Tindakan spamming atau mengirim spam adalah kesalahan fatal yang umum dilakukan oleh orang-orang yang berjualan di WhatsApp.

Bentuk dari tindakan spamming yang umumnya dilakukan adalah mengirim promosi ke grup yang bukan miliknya atau dengan cara men-japri (jalur pribadi) promosi kepada member grup lainnya.

Tindakan seperti ini salah karena pelaku spamming bukanlah orang yang mengumpulkan database kontak dari grup tersebut.

Kegiatan spamming tidak bisa dibenarkan. Selain tidak etis, tentu saja merugikan orang yang sudah berupaya untuk mengumpulkan kontak dalam grup tersebut.

Coba bayangkan saja, setelah Anda bersusah payah mengumpulkan kontak untuk dimasukkan ke kolam grup WhatsApp yang Anda buat, eh malah ada orang lain yang menyebarkan promosi langsung di dalam grup Anda atau chat personal ke member grup Anda.

Berikut ini contoh dari kegiatan spamming yang umum di WhatsApp

2. ASAL MEMASUKKAN KONTAK ORANG LAIN KE GRUP
Pernahkah Anda mendadak masuk ke grup WhatsApp, yang Anda sendiri tidak tahu kapan bergabungnya, bahkan Anda tidak kenal dengan adminnya?

Jika Anda pernah mengalaminya, maka ini adalah salah satu contoh dari kesalahan nomor 2, yaitu asal memasukkan kontak ke dalam grup.

Jika Anda mau membuat kolam dalam grup WhatsApp, maka Anda harus memilih terlebih dahulu kontak mana yang akan dimasukkan ke kolam tersebut karena tidak semua kontak yang Anda miliki cocok dengan apa yang akan Anda tawarkan di dalam grup WhatsApp tersebut.

Untuk memaksimalkan konversi penjualan di WhatsApp, Anda harus memilah kontak mana saja yang akan dimasukkan ke grup.

Selain memilah kontak, sebelum Anda memasukkan kontak tersebut ke dalam grup Anda, Anda harus meminta persetujuan kepada si pemilik kontak, apakah yang bersangkutan mau dimasukkan ke group yang akan dibuat.

Jangan sampai setelah Anda memasukkan mereka ke grup, mereka malah berbondong-bondong meninggalkan grup karena tidak terima dimasukkan ke dalam grup tanpa persetujuan mereka.

Jangan sampai setelah Anda memasukkan mereka ke grup, mereka malah berbondong-bondong meninggalkan grup karena tidak terima dimasukkan ke dalam grup tanpa persetujuan mereka.

3. TIDAK MEMBANGUN INTERAKSI
Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah tidak membangun interaksi dengan kontak yang ada. Kebanyakan orang akan langsung jualan setelah mendapatkan kontak seseorang.

Jangan sampai kita hanya berfokus menambahkan kontak namun tidak membangun interaksi dengan kontak yang ada, sehingga pada akhirnya sekalipun kita punya kontak WhatsApp yang banyak tapi tidak ada kedekatan yang terbangun dengan kontak yang ada tersebut.

Dan dengan tidak adanya kedekatan yang terbangun maka tidak akan ada pula trust antara kontak yang Anda miliki dengan diri Anda.

Dengan begitu tentunya penjualan yang banyak dari WhatsApp tidak bisa diraih jika tidak ada trust antara calon konsumen kita di WhatsApp dengan kita sebagai penjual

4. MENGGABUNGKAN WHATSAPP PERSONAL DENGAN BISNIS
Kesalahan fatal lainnya yang umum dilakukan adalah menggabungkan WhatsApp personal dengan bisnis. Sekalipun 1 kontak WhatsApp bisa mengakomodir beberapa keperluan sekaligus, akan lebih lebih tentunya jika kita memisahkan antara WhatsApp personal dengan bisnis.

Tujuannya adalah untuk memudahkan kita dalam melakukan kategorisasi terhadap kontak yang ada di WhatsApp tersebut, sehingga kita bisa menggunakan pendekatan yang tepat saat melakukan promosi pada kontak konsumen yang ada.

Selain itu, dengan adanya ketegorisasi kontak ini juga semakin memudahkan kita dalam melakukan follow up ataupun pembagian jadwal promosi sehingga kontak yang ada tidak merasa keseringan kita promosikan jualan.

5. KESERINGAN JUALAN
Sekalipun kita ingin menggunakan WhatsApp untuk meningkatkan penjualan, tapi sangatlah tidak baik jika kita hanya jualan terus-terusan ke kontak konsumen kita yang ada di WhatsApp.

Pada hakikatnya, WhatsApp adalah social messaging platform sehingga perlakukanlah kontak Anda dengan sepatutnya, yaitu dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat dengan mereka.

Dengan demikian, mereka pun merasa Anda tulus berkomunikasi dengan mereka di WhatsApp, tidak hanya mau jualan, tapi juga mau membangun interaksi dengan mereka.

6. TIDAK SALING SAVE KONTAK WHATSAPP
Kesalahan fatal yang biasanya dilakukan lainnya adalah tidak saling save nomor kontak. Akibatnya, selain tidak bisa kirimkan pesan broadcast, terdapat opsi report spam ataupun block pada kontak yang tidak disimpan.

Masih adanya opsi block ataupun report spam ini mengakibatkan makin tinggi kemungkinan kita di-block oleh orang yang tidak menyimpan kontak kita.

Dan jika ada beberapa orang yang report ataupun block kontak kita di WhatsApp, maka akan mengakibatkan nomor WhatsApp kita akan di-block permanen oleh WhatsApp.

Oleh karena itu, sangat penting sekali untuk meminta orang yang kita kontak untuk jangan lupa menyimpan kontak kita agar terhindar dari block permanen dari WhatsApp

7. TIDAK KONSISTEN MENAMBAHKAN KONTAK
Agar menghasilkan penjualan rutin dari WhatsApp, maka Anda harus konsisten menambahkan kontak
WhatsApp Anda.

Ibarat bercocok tanam, bagaimana mungkin Anda bisa memanen penjualan yang banyak jika Anda tidak rajin menabur benih, dengan terus menambah kontak.

Jika Anda terus-menerus promosi berulang kali pada kolam yang sama, maka sama saja Anda seperti memancing ikan pada kolam yang sudah keruh.

Jika Anda terus-menerus promosi berulang kali pada kolam yang sama, maka sama saja Anda seperti memancing ikan pada kolam yang sudah keruh.

Akhirnya, tentu promosi yang Anda lakukan tidak memberikan hasil yang maksimal.

Itulah 7 hal yang harus dihindari dalam menggunakan Whatsapp sebagai sarana marketing. Karena Abda sudah tahu salahnya, jangan sampai ikut melakukan hal-hal di atas, ya, hehehe ….

Selain hasilnya tidak akan maksimal, bisa berdampak buruk juga untuk bisnisnya, sekian dulu sharing dari saya, semoga bermanfaat untuk Anda.

Abdul Wahid
Perkenalkan nama saya Wahid pemilik blog ini, disini saya akan berbagi seputar tips & trik, tutorial, internet marketing, produk creator, bisnis online dan hal yang menarik lainnya. Saya juga sering berbagi amunisi bisnis Gratis, silahakn like FP Facebook saya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.